Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Media Sosial & Kesadaran Kolektif

Media Sosial & Kesadaran Kolektif


Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Media Sosial & Kesadaran Kolektif - Poindev



Perkembangan teknologi informasi

Poindev.site - Perkembangan teknologi informasi membawa sebuah perubahan dalam masyarakat. Lahirnya media sosial menjadikan pola perilaku masyarakat mengalami pergeseran baik budaya, etika dan norma yang ada. Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar dengan berbagai kultur suku, ras dan agama yang beraneka ragam memiliki banyak sekali potensi perubahan sosial. Dari berbagai kalangan dan usia hampir semua masyarakat Indonesia memiliki dan menggunakan media sosial sebagai salah satu sarana guna memperoleh dan menyampaikan informasi ke publik. 



[ Saya mammalians kembali tulisan 1 th lalu,  yang mendapatkan banyak respon positif ]


" Media Sosial & Kesadaran Kolektif" Kini media sosial memainkan peran penting dalam membentuk opini dan kesadaran publik/kolektif, termasuk menyebar kebencian dan hoax. Peran penting itu, perlu direspon(digunakan) dengan baik oleh kita, salah satunya membangun budaya positif di media sosial, termasuk menulis dan menyebarkan opini, pemikiran, gambar dan hal-hal baik lainnya.


Mengapa kita menulis opini atau pemikiran di media sosial ?  Tentu orang menganggap ini pencitraan atau tepatnya. Menulis buku, menulis artikel jurnal dan opini yang dimuat oleh media, itu lebih lebih terhormat, bila dibandingkan dengan menulis di Facebook, Instagram dll. Tentu iya ! Namun.......


Bagi saya, yang kita perlukan saat ini adalah pesan ( gagasan) itu diterima orang lain. Bukankah medsos ( FB cs) membantu menyebarkan itu secara cepat, bahkan lebih cepat dari segala media tulisan lain. Saya berpendapat soal ini : gagasan bisa disebar-luaskan secara cepat, itu yang penting bukan media yang terhormat untuk sebuah tulisan. 




Sehingga, bagi saya menulis dan menyebarkan gagasan atau informasi di medsos saat ini sangat perlu dan harus dilakukan. Sebab, media utama seringkali dikendalikan oleh kekuasaan, tulisan rakyat jelata tidak bisa dimuat. Sehingga Mark Zuckerberg, membantu kita orang kecil untuk bercakap-cakap di ruang publik (FB). 


Tapi, jaga kewarasan ; gunakan akal jangan emosi ! 


Hari ini, kesadaran kita dipengaruhi oleh media-media besar. Bagaimana jika hal itu keliru, kita diam ? Tentu tidak. Jika gagasan yang bagus didiamkan saja, tentu ini dosa. Sehingga menulis dan menyebarkan gagasan di medsos bukanlah dosa, melainkan keharusan. Kita bercakap-cakap sambil meneguk segelas kopi.




Bagi saya, kesadaran kolektif bisa dibentuk di media sosial ( banyak riset membuktikan hal ini). Sehingga, media sosial selain digunakan untuk pamer-pamer kepalsuan, bahkan kebencian dan makian. Alangkah baiknya kita membentuk kesadaran kolektif dengan hal baik  ( menulis gagasan/inspirasi) dan menyebarkan.



Menulis gagasan, informasi atau kisah inspiratif, itu lebih baik. Sebab dari 5000 teman kita di Facebook, yakinlah 10 orang akan membaca dan 5 orang akan mempercayai apa yang kamu tulis dan 3 orang akan melakukan hal yang sama - kesadaran kolektif.



Akhir kata, sekian


"Kesuksesan bisa diraih dengan Berusaha dengan Sungguh - sungguh " @Awdev

Dapatkan Informasi Tentang media Sosial & kesadaran kolektif di poindev.site dengan berlangganan.

Atau Anda bisa menghubungi kami melalui Contacts From poindev.site silahkan Anda Klik Disini . *

Post a Comment for "Media Sosial & Kesadaran Kolektif"